Pas bisnis masih kecil, semua terasa lebih gampang.
Kamu bingung progress project udah sampe mana? Tinggal tanya aja ke Andi, kan dia yang pegang.
Kamu lagi butuh data? Langsung liat aja, datanya ada di Excel.
Ada yang belum diapprove? Langsung aja chat ke owner.
Semua masih bisa jalan secara manual.
Kemudian seiring bisnis bertumbuh, banyak hal yang juga ikut bertambah.
Customer bertambah, karyawan bertambah, transaksi juga bertambah.
Akhirnya, omzet pun bertambah. Tapi di balik itu semua, ada hal yang harus diperhatikan.
Yap, kompleksitas juga ikut bertambah.
Yang dulunya bisa dikerjakan manual dan bisa direct update melalui chat, ketika bisnis sudah besar, semua hal akan tumpang tindih.
Dari yang awalnya “Waduh, budget yang ini belum diapprove nih. Aku langsung chat owner deh”. Sekarang menjadi “Waduh, yang ini belum diapprove” “Coba tanya bagian finance” “Tunggu ya, saya cek di excel dulu”. Step nya jadi makin panjang deh!
Kalau begini, betul bisnismu bertumbuh. Tapi belum tentu bisnismu bisa scale. Karena scaling berarti bisnismu mampu menangani pertumbuhan tanpa biaya, tenaga, dan kompleksitas ikut naik secara tidak terkendali.
Ya, bisnismu sudah tumbuh. Tapi sistem kerjanya belum ikut tumbuh.
Jadi, apa yang harus dirubah?
Untuk mengurangi kompleksitas, kamu harus pastikan :
- Apakah setiap divisi bekerja dengan data yang sama?
- Apa pekerjaan repetitif yang tidak perlu dikerjakan manual?
- Apakah top management bisa melihat kondisi bisnis tanpa harus bertanya ke banyak orang?
- Apakah proses antar divisi sudah saling terhubung?
- Kalau jumlah customer dan transaksi meningkat 2-3 kali lipat, apakah sistem saat ini masih mampu mengikuti?
Karena semakin besar bisnis, semakin sulit mengandalkan orang, excel atau spreadsheet, dan chat sebagai satu-satunya cara untuk mengelola proses bisnis dan alur informasi.
Di titik tertentu, bisnis membutuhkan teknologi dan sistem yang bisa ikut berkembang bersama bisnisnya. Dengan solusi yang tepat, teknologi bisa membantu bisnis mengintegrasikan data, mengotomatisasi pekerjaan repetitif, mempercepat proses, dan memberikan visibility yang lebih baik bagi management.
Dan tidak semua bisnis membutuhkan solusi yang sama. Ada bisnis yang membutuhkan otomatisasi pada proses tertentu. Ada yang membutuhkan integrasi antar sistem. Ada juga yang membutuhkan custom software yang dirancang mengikuti kebutuhan dan proses bisnisnya.
Karena bisnis yang semakin besar bukan berarti semakin banyak hal yang harus dikerjakan secara manual. Bisnis boleh semakin kompleks, tapi sistemnya harus membuat kompleksitas itu lebih mudah dikelola.
Kalau bisnismu mulai menghadapi proses yang semakin panjang, data yang tersebar, atau pekerjaan manual yang menghambat pertumbuhan, mungkin sudah saatnya mengevaluasi kembali sistem yang digunakan saat ini.
Kano Solution siap membantu bisnismu menemukan solusi IT yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Mulai dari digitalisasi proses, otomatisasi, integrasi sistem, hingga custom software. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang solusi IT yang kami tawarkan, kunjungi kami di www.kanosolution.com atau melalui media sosial kami di Instagram dan Tiktok @kanoteknologi untuk konten seputar teknologi dan bisnis ya!